Kreeekkk..,,,,, (pintu kamar dibuka) selesai cuci muka dari kamar mandi. badanku terasa sedikit lelah karena hari ini ada pengganti Mata Kuliah E-gov di Gd M FISIP UI. Malam hari pukul 23.39 tanggal 18 November 2011 pertanda akan segera berakhir hari ini dimana beberapa menit lagi akan menuju ke 19 november 2011. Yahhh tepat sekali, tanggal lahirku… meski aku yakin akan sama dengan hari dan tanggal-tanggal lain namun tanggal dan bulan tersebut selalu membuat ku merasa deg-deg an dan special meski terkadang tidak.
Segera memutuskan untuk rehat sejenak agar rasa lelah yang ada dipikiranku sedikit menghilang. Seperti halnya Skripsi, tugas kuliah, kerja dan semua masalah yang mengeksploitasi pikiranku akhir-akhir ini salah satunya karena ulah beberapa oknum yang hanya bisa bercuap2 based on word of mouth (anggaplah begitu). ingin rasanya sejenak Semua itu aku abaikan dan aku diamkan dengan harapan saat bangun nanti semua hal-hal tersebut akan sedikit terlupakan, terselesaikan dan dapat direduksikan menjadi sebuah pecut penyemangat yang akan mengiringi perjalananku kedepan.
Tertidur sekitar 30 menit dan muncul bunyi-bunyi sms dengan nada dering “ breathless” berkali-kali. Hp dengan merek Sony Ericsson keluaran dulu yang belum pernah ganti sampai sekarang berbentuk tebal dan berwarna hitam, kata keponakanku bisa dipakai buat ganjal pintu atau ngelempar anjing. YYahhh maklumlah hp itu pemberian kakakku karena hpku yang dulu dicuri orang,.(masih bersyukur)J.
Muncul berbagai macam ucapan yang membuat aku tersadar bahwa angka pada jarum jam sudah melewati pukul 00.01 WIB. Horeeeeee aku ulang tahun hari ini…(Bak anak kecil yang baru berumur 3 tahun). Tapi tak apalah, dihadapan kakak-kakakku, aku memang masih seorang anak-anak yang butuh bimbingan dan harus selalu di pantau.
“happy birth day” ucapan dari salah satu no tak dikenal. Sangat datar ucapannya, sangat biasa dan dia bukan pengirim pertama yang mengucapkan selamat untukku. Namun, meski demikian cukup membuat aku tersenyum dan terbangun. “ hmm,mm seseorang berniat membalas dendam ku” kata ku dalam hati. Padahal aku tahu no tersebut merupakan no seseorang yang sangat menyeramkan bak monster penghancur dunia yang seharusnya tidak ada di Phonebook ku. Jadi kesimpulannya, orang yang mengirimkan ucapan tersebut beranggapan bahwa aku tidak tau siapa pemilik no tersebut.
“ ma… mamamaaaa” suara aryo berkumandang (anak kecil pemilik pohon rambutan yang tinggal di depan kost-an ku) membangunkan aku. Dengan mata samar melihat keluar jendela yang setiap malam jarang aku tutup. Wahhh Pagi hari yang sangat cerah….
Tersadar bahwa hari ini ulang tahunku segera aku menengadahkan kedua tanganku setingggi pundak. aku banyak berberdoa dan menaruh banyak harapan pagi itu. Yahhh harusnya doa setelah sholat yang ijabah, namun berhubung sedang jus semangka jadi mungkin aku reinburst atau apalah namanya nanti kalau udah selesai jus semangkanya.
Banyak kali doaku pagi ini, Mulai dari pengen lancar skripsi, lulus kuliah cepet atau minimal tepat waktu, tambah kurus kayak dulu, dapat jodoh yang baik (upzttt salah) yahhh yang jelas banyak harapan-harapan lain yang tidak bisa teruangkap satu persatu. Dengan semngat ‘45 beranjak dari kasur yang berukuran single dengan luas sama seperti kasur di Asrama UI segera aku buka Notebook untuk menengok FB. tapi semangatku tidak lagi ‘45 tapi ’65 saat sadar bahwa dengan adanya hari ini semakin berkurang jatahku berada di dunia ini. Ya Allah, semoga saya diberikan panjang umur (Amiennn)
Tidak ada yang special pagi ini kecuali atas apa yang sudah Allah berikan kepadaku yaitu kesehatan dan nikmat iman(baca: syukur). Bangun pagi pukul 06.00 tidak ada aktivitas yang berarti yang aku lakukan sampai dengan matahari berada tepat ditengah genteng Pondok Erny. Pondok erny namanya, kost’n tercintaku yang selalu banjir setiap kali hujan lebat melanda kota Depok dan masih menjadi tempat idola bagi segelintir orang khususnya aku karena harganya yang murah dan dekat dengan kampus.
Bermalas-malasan dan sangat tidak produktif. Hadehhhhh mau jadi apa kamu ayuuu ayuuu.!! (kataku dalam hati) Mahasiswa tingkat akhir yang semakin galau dan jobless. Dari lubuk hati yang paling dalam ingin rasanya aku berteriak dan mencaci diriku sendiri bahwa kamu gagal, kamu bukan teladan, kamu tidak berguna dan tak patut dicontoh oleh keponakan2mu, lari saja kamu kelaut atau kegunung dan jangan pernah kembali. Hahahah aku sadar aku sedikit lebay, tapi yaaa itulah yang aku rasakan. Namun aku berjanji, apapun yang terjadi hari ini aku harus tetap tersenyum dan menjaga emosiku.
Rasa malas dibeberapa hari terakhir tidak dapat aku tepis, sepertinya dia kerasan menyambangiku sehingga semangat ini serasa disedot oleh hawa setan yang jauh lebih kuat dibandingkan semuanya. Beberapa jam sekali membuka Facebook dengan harapan akan ada 2juta orang yang akan memberikan ucapan dan mendoakan aku (hahahaha semakin lebay aku) dilanjutkan dengan nonton Tv sambil melakukan creambath manual dari produk Rudy hadisuarno.
Janji bertemu seorang yang special ba’da maghrib di Kota tangerang dengan berharap bahwa aku dapat melewati hari ini dengan sebaik mungkin dan mendapat sesuatu yang special darinya. OMG, kapan aku disadarkan bahwa aku sudah mulai dewasa namun masih mengharapkan akan ada yang memberikan permen relaxa atau permen kiss, dorayaki bak doraemon, atau bolos sekolah layaknya shincan, bahkan dapat nilai 10 tanpa belajar layaknya nobita.
Mengenakan Gaun dan kacamata Merah, sandal hitam, cardigan coklat, serta rambut digerai yang baru di Creambath manual itu membuatku merasa better dari hari-hari biasanya…(hmmmm PD banget saya, padahal yaa biasa aja). Sampai detik itu hari-hari ku masih seperti biasa, sangat sangat dan sangat terasa hidup sendiri diperantauan tanpa adanya keluarga di dekatku.
Waktu menunjukan pukul 14.57 sehingga Semua serba terburu-buru karena harus segera tiba di Tangerang pukul 06.00 sore mulai dari mandi, ganti baju, jalan menuju stasiun sampai masuk kereta. Akhirnya bergegas memBeli tiket kereta CL menuju Jakarta kota dengan harga karcis Rp 6000,00. Merasa akan telat tiba di stasiun Jakarta kota, Menunggu beberapa menit di stasiun UI serasa sejam. Dari jauh aku liat bukan CL yang datang tapi malah kereta ekonomi dan parahnya menuju tanah abang. Huuhhh Tanpa menghiraukan karcis yang sudah aku beli, Aku memutuskan menggunakan kereta ekonomi lalu berhenti disudirman dan naik bis ke Tangerang. aku sangat benci suatu yang terburu-buru terlebih telat tapi kenapa aku sering sekali telat, banyak orang yang mengatakan bahwa lebih baik telat dari pada tidak sama sekali namun dibeberapa hal aku lebih baik tidak sama sekali dari pada telat. Hadeeehh orang macam apa aku ini. Tambah lagi aku ini orangnya terlalu panic dan terkadang kepanikanku ini membuat hidupku tidak nyaman (kok malah curcol) tapi alhmmmdullliah ya aku sudah mulai menguranginya sekarang J “situasi” (gaya syahrini, artis dengan body bak gitar spanyol).
Hingga sore menjelang pukul 04.30 tidak ada satupun hal fantastis yang aku temukan dihari ini. Aku dikenal tertutup dan perasa, yang mungkin ini salah satu hal yang membuat aku merasa hidup sendiri ditengah banyak orang. Entah kenapa aku juga sulit percaya dengan orang …terkadang aku berbuat hal-hal yang ekstrim untuk menjawab permasalahanku dan untuk mengalihkan isu yang ada.
Di kereta, Berniat melakukan hal-hal baik bagi orang-orang sekitar yang berada di kelas ekonomi ( yahhh semoga apa yg aku lakukan bukan karena sdng ulang tahun tapi karena kebiasaan). Sampai distasiun TEBET kereta berhenti, melihat sosok mas-mas yang berumur sekitar 40 tahunan mengenakan baju orange masuk ke kereta. Wahhh warna bajunya kayak jeruk Ponkam. Sepertinya aku kenal dengan beliau lalu Aku melemparkan senyum seperti halnya melemparkan batu disungai. “Cemplung” begitulah kira-kira bunyinya. beliau melihat saya dan berkata “ heyy ayu, gimana kabarnya? Masih dengan Ibu?!!”. Beliau adalah Asisten Pribadi Ibu Nurul Arifin Dari anggota DPR RI Komisi II partai Golkar yang sering bersama saya saat rapat berlangsung di Komisi II. Pasti tau lah yaaa, ituu lhooo yang dulu main di dono, kasino Indro.
Dulu kami sering ngobrol dan bertemu, namun karena saya harus focus skripsi saya jarang bertemu beliau lagi. Alhamdullah beliau masih kenal dengan saya dan saya masih bisa bertemu dengan beliau sekarang. Tak lama kemudian beliau turun di st Manggarai yah cukup senang walau cuman ngobrol kilat.” Terima kasih ya Allah untuk hari ini “ kataku dalam hati “mungkin ini permen buat aku” sahut aku lagi dalam benak.
Tiba di St sudirman, menunggu dihalte dan tak muncul-muncul bis menuju tangerang. Yahhh sekitar setengah jam lebihlah menunggu. Sangat membosankan rasanya menunggu begitu lama, kalau boleh jujur saya berharap hari ini tidak akan pernah berlalu( Hahahaha saya memang masih anak kecil). Akhirnya aku putuskan naik 213 bus kota ke grogol dan berencana menunggu bis di slipi. Teringat masa kerja dulu, setiap pagi naik 213 dengan kondisi yang berdesak-desakan. Bangun pagi, pulang malam, gak ada libur dan macam-macam rasanya dulu. Lewat digedung MPR-DPR RI, bener2 sedih rasanya ingat dulu kerja sampai larut malam di lantai 17( huhhhh sereemmm). Tapi asyik juga….
Masih saja terfikir,” tidak adakah yang beda hari ini? Yang membuatku sedikit special?”. Yahhh jawabnnya nanti.
Menuju bis antar kota dengan tulisan “ Poris, Plawad dan Blok M” aku bergegas naik. Huhhhh capekkkk, duduk ditengah dan paling pinggir berharap mobil ini gak ngetem dan cepat sampai karena aku sudah telat. Sembari makan pisang pasir aku melihat-lihat kondisi bis” haduhhh gak penuh-penuh yakkkkk”. Tak lama kemudian duduklah disebalahku mas-mas kedua yang sudah berumur sekitar 26 tahunan terlihat kelelahan saat pulang kerja. “ mau pisang pasir?” Tanya aku melihat kasihan dan membayangkan aku dulu. “ tidak terima kasih” . Tak lama kemudian mas-mas tersebut membuka obrolan dan membuat saya tidak boring di dalam bis. Usut punya usut beliau bekerja di bank Asing UOB dan ternyata dia lulusan Guna darma kelapa dua. Hahahaha dekat UI donk. Mendapatkan teman baru dan membuka wawasan baru. aku berterima kasih kembali kepada Allah karena dihari ini aku bertemu dan diperkenalkan teman baru yang memang dari segi usia beliau tidak seumuran dengan saya. Taapi taka pa lah bertemankan dengan siapa saja. “jika aku doraemon, apakah ini dorayaki untuk ku??” hahahaha 100 % becanda kan aku sudah cowok. aku yakin ini bukan dorayaki yang akan diberikan kepadaku.
Sejak pagi Berniat menelpon rumah untuk sedikit bercengkrama bersama keluarga agar tidak merasa sendiri dan mengingatkan bahwa hari ini aku berulang tahun tapi aku merasa sangat ke kanak-kanakan jika aku lakukan itu. Biarlah saja, aku kan sudah dewasa gini dan sepertinya aku punya banyak teman disini.
Kembali ke topic awal, Lancar sekali perjalanan menuju tangerang, waktu tempuh yang biasanya 1-2 jam dari slipi ke tangerang via tol dapat ditempuh hanya dengan waktu 45 menit. Wahhh sepertinya aku sedang beruntung. ..
Sampai di Victoria park segera aku menelpon someone specialku itu agar bisa menjemputku di depan Mc Donald di persimpangan menuju Tang city.
Menunggu, menunggu menunggu,.. telat, telat, telat Harus menunggu karena dia masih dirumah. Menyebalkan sekali kala itu. Tapi sayangnya aku tidak pernah bisa marah dengan dia, karena dia kakak terbaikku saat ini. Yaaa dia, dia orang terdekatku juga, orang yang tahu kapan aku sedih dan kapan aku bahagia. Menunggu 15 menit sembari melihat polisi lalu lintas yang sepertinya mencari mangsa. Huhhh sepertinya penilaianku terhadap polisi belum juga beranjak dari image buruk meski ada beberapa yang baik.
Datang dengan muka ditekuk karena aku sudah membuat dia bolos kerja dan terburu2. Mengeluh, ngomel, yahhh BCL abissss ( banyak ceng cong lo). Hadeehhh siapa yang salah& siapa yang suruh buat aku datang kesini!!! Capek dehhh. Kalau masalah telat si kan dia yang buat salah. Eee malah marah-marah. siapa suruh datang telat pula. Untung aku gak naik kereta, bisa-bisa aku sampai sebelum jam 6an dan menunggu lebih lama. Bakal ada perang dunia ke III..
Yahhh aku cukup bisa membaca niat baiknya untuk memberikan sesuatu yang special hari ini tapi aku tak tau apa. Berniat makan tapi entah dimana, sampai2 dia marah karena saya terlalu plin-plan menentukan tempat yang asik. Kata ku dalam hati” Plisss sob jangan buat aku kesal hari ini” .
Setalah berputar-putar lebih dahulu akhirnya kami memutuskan untuk makan di sebelah Plaza shinta,,, hmmm salah tepatnya disebelah rumah hantu. Alunan music mengiringi kami berdua serasa haduuhhh berasa Candlelight dinner, terang lampu yang sayup-sayup membuat mata ngantuk, air mancur yang bergemericik dan durian yang ditumpuk ditepi jalan sebagai sebuah pemandangan indah yang membuat aku ingin lari dan membawanya kabur. Serasa berada di dunia sinetron karena di pondok bamboo itu hanya ada kami berdua, yahhh seperti film di Indosiar produksi Genta buana pitaloka yang ada ular naga terus nyanyi2 gak jelas. Meski bukan candlelight dinner tapi bolehlah…
Memesan bebek bakar, nasi goreng , kerang dara dan lain-lain. Wahh romantis sekali suasananya, tapi gak seromatis mukanya yang duduk disebelahku dengan raut muka yang masih ditekuk rapi bak benang kusut atau kertas coret-coretan. Haduhhh pengen aku lempar bom Molotov tu orang punya muka. Marah-marah dan mencoba mengerjaiku dihari spesialku itu, ingin ketawa rasanya melihat muka dia yang tidak biasa berbohong dan terlihat kalau sedang bersandiwara. Mungkin dia tidak tahu lagu d’ massive “jangan menyerah” karena tidak lama kemudian dia tersenyum saat aku ledek berkali-kali.
Mungkin karena sudah tidak tahan karena aku tidak juga kesal atau menangis. Akhirnya dia mengeluarkan sebuah bingkisan berwarna coklat yang berbentuk persegi panjang (baca: kue) tanpa lilin kue itu sangat special. Berfikir kritis seperti pelajaran MPKT” apa jadinya kue tanpa lilin tapi” yahhh jadi jadi aja pokoknya kata ku dengan hati terharu. Karena Bagiku dia sudah menjadi lilin bahkan obor dihari-hariku. “ selamat ulang tahun..!!!”. setelah itu dia mengeluarkan kado kecil yang membuatku sangat bahagia. Ini baru permen kiss, dorayaki, bolos sekolah untuk si shincan. Dan dapat nilai 10 tanpa belajar untuk nobita. Dia, dia dan dia…
Dengan rasa lelah dia mengantarku pulang dan tak henti-hentinya membuatku tersenyum dan tertawa. “ Ya Allah terima kasih, kau membuat aku tidak sendirian hari ini.”… huhuhu jadi pengen nangis.
Sesampai di kost’n aku tersadar bahwa bentar lagi waktu akan habis dan akan bergeser ke tanggal 20. Segera aku menelpon sahabatku tadi yang menuju ke rumah, dia berkata “ aku mau istrahat dulu di Mushola karena mata ku sangat lelah karena dari kemarin siang aku belum tidur. Takutnya nanti gak kuat dijalan”… entah apa yang dia lakukan kemarin tapi aku hanya bisa berkata “ terima kasih atas semuanya dan hati-hati dijalan”. Selesailah perjalananku hari ini, aku sangat bersyukur atas mereka yang masih peduli kepadaku dan selalu berada di dekatku.
Di keesokan harinya, Teringat kakak2ku dan sahabt terdekatku dulu yang melupakan hari ulang tahunku dan mengucapkan doa seperti ritual biasanya, ingin menangis rasanya. Tapi tak apa, rasa syukur beribu syukur aku panjatkan untuk hari ini. Karena aku tidak sendiri dan masih ada orang-orang yang masih memiliki perhatian kepada ku…………..